Sunday, 11 January 2009

Diabetes Melitus

I. PENDAHULUAN

Diabetes mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Menurut kriteria diagnostik PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) 2006, seseorang dikatakan menderita diabetes jika memiliki kadar gula darah puasa >126 mg/dL dan pada tes sewaktu >200 mg/dL. Kadar gula darah sepanjang hari bervariasi dimana akan meningkat setelah makan dan kembali normal dalam waktu 2 jam. Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah 70-110 mg/dL darah. Kadar gula darah biasanya kurang dari 120-140 mg/dL pada 2 jam setelah makan atau minum cairan yang mengandung gula maupun karbohidrat lainnya.

KLIK DISINI UNTUK MEMBACA SELURUH ARTIKEL

5 comments:

  1. Untung gula darah puasa gw 79 hehehe
    Kalo gula darah sewaktu sih sekitar 85.

    ReplyDelete
  2. apa hubungan antara hemoglobin dengan diabetes mellitus tipe 2?

    ReplyDelete
  3. klo gitu aq jgn makan yg manis2 dunk???

    ReplyDelete
  4. Memang bener yang diuraikan disini. Penyebab terbesar adalah gaya hidup dan pola makan kita yang tidak sehat (rokok, makanan santan, makanan cepat saji , kurang olah raga dll). Akibatnya banyak toxin yang mengendap dan tidak terbuang oleh tubuh kita. Tapi untung di dari Jepang sudah ada solusi untuk mengeluarkan racun tersebut. Selengkapnya bisa dibaca di www.koyoserapracunmorinoki.co.cc

    ReplyDelete
  5. Mohon maaf sebelumnya, Pak Yusuf, koyo serap racun itu yang ditempel di telapak kaki itu ya? Mungkin itu bisa mengurangi efek racun sedikit. Tetapi sebaiknya tidak menggantungkan diri pada koyo itu tapi membuang racun dengan olah raga teratur, minum air putih yang cukup, dan mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari. Terima kasih atas komentarnya

    ReplyDelete